Materi pelajaran di Sekolah Dasar (SD) terdiri dari tema dan mapel. Diantara satu dari beberapa mapel tersebut adalah Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti (PAIBP). Ini merupakan mapel yang penting karena manfaatnya tidak hanya kita peroleh di dunia akan tetapi juga akan dipetik di akhirat kelak.
Salah satu rukun Islam adalah salat yang dajarkan di tingkat SD. Materi tentang shalat tidak bisa dipisahkan dengan materi bersuci karena sebelum salat kita harus bersuci terlebih dahulu. Dikelas satu SD anak-anak sudah diajari tentang bersuci yaitu tentang arti bersuci dan macam-macam bersuci. Bahkan anak kelas satu sudah diajari surat al-Fatihah yang merupakan salah satu rukun salat.
Materi pelajaran di Sekolah Dasar (SD) terdiri dari tema dan mata pelajaran (mapel). Di antara sekian banyak mapel tersebut, salah satunya adalah Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti (PAIBP). Ini merupakan mapel yang penting karena manfaatnya tidak hanya kita peroleh di dunia, akan tetapi juga akan dipetik di akhirat kelak.
Salah satu rukun Islam adalah salat yang diajarkan di tingkat SD. Materi tentang salat tidak bisa dipisahkan dengan materi bersuci karena sebelum salat kita harus bersuci terlebih dahulu. Di kelas satu SD, anak-anak sudah diajari tentang bersuci, yaitu tentang arti bersuci dan macam-macam bersuci. Bahkan, anak kelas satu sudah diajari Surah al-Fatihah yang merupakan salah satu rukun salat.
Anak-anak kelas satu SD juga belajar tentang jumlah rakaat salat lima waktu. Sedangkan bacaan salat lengkap baru dipelajari di kelas dua SD karena memang dilakukan bertahap. Anak kelas dua juga mulai diajarkan tentang surah-surah pendek yang merupakan bagian dari salat. Surah yang dipelajari yaitu Surah an-Nas dan Surah al-'Asr. Bahkan, mereka juga belajar tentang pesan dari kedua surah tersebut.
Untuk bersuci, anak kelas dua SD sudah diajari tentang tata cara bersuci, yaitu tentang syarat, sunah, rukun, dan hal yang membatalkan wudu dengan benar. Materi tentang syarat wudu yaitu harus beragama Islam, mumayyiz (yaitu orang yang sudah dapat membedakan perbuatan benar dan salah), tidak berhadas besar, menggunakan air suci dan menyucikan, serta tidak ada yang menghalangi sampainya air ke kulit. Sementara itu, materi tentang rukun wudu terdiri dari niat, membasuh muka, membasuh kedua tangan sampai siku, mengusap kepala, membasuh kedua kaki sampai mata kaki, dan terakhir mengerjakan gerakan secara berurutan (tertib).
Selanjutnya, tentang sunah wudu yaitu membaca basmalah pada permulaan berwudu, menggosok gigi, mencuci kedua tangan sampai pergelangan, berkumur dan membersihkan hidung, mengusap seluruh kepala, mengusap kedua telinga, serta mendahulukan anggota wudu yang kanan daripada yang kiri.
Sementara itu, materi terakhir pada bab wudu adalah tentang hal-hal yang membatalkan wudu, yaitu buang angin (dari dubur), buang air kecil, buang air besar, menyentuh kubul/dubur dengan telapak tangan, tidur, dan hilang akal karena mabuk atau gila.
Materi salat untuk anak kelas dua sudah pada tahap bacaan salat lengkap, mulai dari bacaan niat, takbir, doa iftitah, Surah al-Fatihah, surah-surah pendek, rukuk, iktidal, sujud, duduk di antara dua sujud, tasyahud awal dan akhir, serta terakhir salam.
Ketika sudah kelas tiga, anak-anak ditambah lagi referensi surah-surah pendeknya, yaitu Surah an-Nasr dan Surah al-Kausar. Mereka belajar mengenai cara membaca, menulis, menghafal, serta pesan-pesan yang terkandung di dalamnya.
Adapun untuk materi salat pada kelas tiga SD, mereka sudah mulai belajar tentang inti ibadah salat, hikmah, dan praktik salat. Bahkan, mereka juga diajari tentang arti dan bacaan zikir serta doa setelah salat. Doa-doa yang diajarkan merupakan doa yang relatif pendek, yaitu doa untuk kedua orang tua, doa supaya dibimbing ke jalan yang baik, doa supaya diberi ilmu yang bermanfaat, dan juga doa kebaikan dunia dan akhirat. Supaya anak-anak tidak bosan dalam belajar PAIBP, pembelajaran diselingi dengan nyanyian yang berjudul "Salat Kewajibanku" dengan nada lagu "Kukuruyuk".
Ayo kita salat, salat yang lima waktu Biar tak terlambat, lakukan tepat waktu Siapa yang salat, itulah bukti taat Siapa tak salat, rugilah di akhirat Ayo kita salat, salat kewajibanku Melakukan salat, pengabdian diriku Memohon ampunan dan selalu bertobat Pertama dihisab yaitu tentang salat
Ketika memasuki kelas tinggi, yaitu kelas empat, anak-anak ditambah lagi referensi surah-surah pendeknya, yaitu Surah al-Falaq dan al-Fil. Untuk masalah bersuci, anak-anak dikenalkan pada perbedaan hadas kecil dan hadas besar serta cara menghilangkan najis. Selain itu, mereka juga mengulang praktik wudu dan ditambah dengan materi tayamum. Untuk materi tentang salat, pembahasannya sudah lebih mendalam pada keutamaan salat, makna bacaan, serta perilaku yang mencerminkan pemahaman ibadah salat.
Setelah anak-anak duduk di kelas lima, koleksi surah-surah pendek mereka ditambah lagi dengan Surah at-Tin dan al-Ma'un. Sedangkan untuk materi salat, anak-anak mulai diajari tentang salat tarawih dan tadarus Al-Qur'an supaya lebih maksimal dalam melaksanakan puasa Ramadan, yang juga diisi dengan amalan-amalan sunah.
Untuk kelas tinggi yang terakhir pada tingkat sekolah dasar, yaitu kelas enam, anak-anak ditambah lagi koleksi surah pendeknya, yaitu Surah al-Kafirun, mulai dari menulis, menghafal, sampai memahami maknanya. Tentunya ada juga materi-materi lain seperti membaca, memahami makna, dan kandungan dari Surah al-Ma'idah ayat 2–3 serta Surah al-Hujurat ayat 12–13.
Itulah sekilas materi tentang bersuci dan salat, termasuk zikir dan doa setelah salat pada jenjang sekolah dasar untuk Kurikulum 2013. Kurikulum Merdeka sendiri baru akan diterapkan pada tahun ajaran baru, tahun pelajaran 2023/2024. Saya menunggu kritik dan saran pembaca supaya nantinya, ketika saya berkesempatan mengulas lagi materi PAIBP khususnya tentang bersuci dan salat, bahasannya sudah bukan materi pada Kurikulum 2013 lagi, melainkan bisa ditambah dengan materi Kurikulum Merdeka. Harapan kami, materi PAIBP ini tidak hanya sekadar menjadi materi yang diajarkan di sekolah, tetapi harus diamalkan dalam kehidupan sehari-hari supaya manfaatnya tidak hanya diperoleh di dunia saja, akan tetapi juga kelak di akhirat. Amin.
___________
![]() |


Tinggalkan Komentar
Tulis Komentar