Puisi: Mohamad Johan
Dari mana mulai mengeja
Makhluk Tuhan
paling sempurna
Ketika terbatas suara
dan bahasa
Memandang tubuh
penuh cahaya
Perawakanmu tak
terlalu tinggi
Tak pula pendek kurang
berisi
Ketika berada di
antara sahabat
Engkau lebih
tinggi penuh martabat
Aroma tubuhmu
wangi tak terdefinisi
Hingga sahabat
mudah mencari
Air suci
keringatmu ditadahahi
Untuk campuran
minyak wangi
Setiap tubuhmu
berjalan
Dengan setia
berpayung awan
Ketika tubuhmu buang
kotoran
Penuh setia bumi
menelan
Tubuh indahmu tak
berbayang
Dirimu dian
cemerlang
Ketika malam
datang menjelang
Engkau setia
menjadi penerang
Allahumma shalli ala Sayyidina Muhammad

2 Komentar
Tulis Komentar